Rabu, 19 Juni 2013

Zn / Seng

 
Seng , zink, atau timah sari adalah unsur kimia dengan lambang kimia Zn, bernomor atom 30, dan massa atom relatif 65,39. Ia merupakan unsur pertama golongan 12 pada tabel periodik. Beberapa aspek kimiawi seng mirip dengan magnesium. Hal ini dikarenakan ion kedua unsur ini berukuran hampir sama. Selain itu, keduanya juga memiliki keadaan oksidasi +2. Seng merupakan unsur paling melimpah ke-24 di kerak bumi dan memiliki lima isotop stabil. Bijih seng yang paling banyak ditambang adalah sfalerit (seng sulfida).
Logam seng tak murni mulai diproduksi secara besar-besaran pada abad ke-13 di India, manakala logam ini masih belum di kenal oleh bangsa Eropa sampai dengan akhir abad ke-16. Para kimiawan membakar seng untuk menghasilkan apa yang mereka sebut sebagai "salju putih" ataupun "wol filsuf". Kimiawan Jerman Andreas Sigismund Marggraf umumnya dianggap sebagai penemu logam seng murni pada tahun 1746. Karya Luigi Galvani dan Alessandro Volta berhasil menyingkap sifat-sifat elektrokimia seng pada tahun 1800. Pelapisan seng pada baja untuk mencegah perkaratan merupakan aplikasi utama seng. Aplikasi-aplikasi lainnya meliputi penggunaannya pada baterai dan aloi. Terdapat berbagai jenis senyawa seng yang dapat ditemukan, seperti seng karbonat dan seng glukonat (suplemen makanan), seng klorida (pada deodoran), seng pirition (pada sampo anti ketombe), seng sulfida (pada cat berpendar), dan seng metil ataupun seng dietil di laboratorium organik.
Dalam bahasa sehari-hari, seng juga dimaksudkan sebagai pelat seng yang digunakan sebagai bahan bangunan. Seng merupakan logam yang berwarna putih kebiruan, berkilau, dan bersifat diamagnetik. Walau demikian, kebanyakan seng mutu komersial tidak berkilau. Seng sedikit kurang padat daripada besi dan berstruktur kristal heksagonal.Lehto 1968, 
Logam ini keras dan rapuh pada kebanyakan suhu, namun menjadi dapat ditempa antara 100 sampai dengan 150 °C. Di atas 210 °C, logam ini kembali menjadi rapuh dan dapat dihancurkan menjadi bubuk dengan memukul-mukulnya. Seng juga mampu menghantarkan listrik. Dibandingkan dengan logam-logam lainnya, seng memiliki titik lebur (420 °C) dan tidik didih (900 °C) yang relatif rendah. Dan sebenarnya pun, titik lebur seng merupakan yang terendah di antara semua logam-logam transisi selain raksa dan kadmium.

Udara Segar

 
Masa liburan panjang bisa menjadi kesempatan bagi sekolah untuk menyiapkan ruang kelas guna menyambut tahun ajaran baru. Salah satu fasilitas ruang kelas yang penting adalah ventilasi.
Hasil penelitian Lawrence Berkeley National Laboratory (Berkeley Lab) yang diterbitkan baru-baru ini mengungkapkan, menambah jumlah ventilasi di kelas sehingga udara segar bisa masuk, terbukti meningkatkan kesehatan siswa.
Dengan menganalisis data fasilitas ventilasi di lebih dari 150 ruang kelas di California selama 2 tahun, tim peneliti menyimpulkan, menambah fasilitas ventilasi sesuai dengan syarat yang ditetapkan oleh pemerintah, mampu mengurangi jumlah siswa yang ijin karena sakit hingga 3,4%.
Manfaat ekonomi dari berkurangnya jumlah siswa yang sakit ini mencapai $33 juta per tahun bagi sekolah dan $80 juta per tahun bagi keluarga melalui penghematan biaya perawatan anak. Sekolah juga bisa memerlambat kenaikan biaya energi sehingga kenaikan biaya yang ditanggung oleh sekolah hanya akan naik $4 juta per tahun.
“Temuan kami menunjukkan, jika kita meningkatkan jumlah ventilasi dalam kelas sesuai atau melampaui standar pemerintah, sekolah, keluarga dan semua orang akan memeroleh manfaat dengan biaya yang terjangkau,” ujar Mark Mendell, ilmuwan dari Berkeley Lab. “Semuanya beruntung.”
Penelitian mengenai manfaat ventilasi di ruang kelas ini adalah penelitian terbesar yang pernah dilakukan di Amerika Serikat. Tim dari Berkeley Lab mengumpulkan data dari 162 ruang kelas 3, 4, dan 5 sekolah dasar di 28 sekolah di 3 distrik di negara bagian California.
Mereka menemukan, lebih dari separuh ruang kelas yang diteliti tidak memenuhi standar ventilasi yang telah ditetapkan oleh negara bagian. Aturan di California mengharuskan sekolah menyediakan ventilasi dengan tingkat sirkulasi udara mencapai 7,1 liter per detik per siswa.
Standar ini sama dengan standar di ruangan kantor dan pusat perbelanjaan sesuai dengan kepadatan (jumlah penghuni) di masing-masing ruang. Ventilasi ini bisa dipenuhi dengan dua cara yaitu ventilasi alami melalui fasilitas jendela atau ventilasi mekanis dengan memanfaatkan sistem kipas angin.
Ketersediaan udara bersih di dalam kelas dihitung melalui konsentrasi emisi CO2 di dalam dan luar ruangan. "CO2 bisa menjadi alat pelacak karena setiap penghuni kelas (siswa atau guru) menghasilkan emisi CO2. Dengan menghitung konsentrasi emisi CO2 ini kita bisa mengetahui tingkat ventilasi dalam kelas," ujar Mendell. Tim peneliti lalu mengaitkan data ini dengan jumlah siswa yang ijin karena sakit di setiap kelas. Hasilnya, semakin banyak sirkulasi udara segar di dalam kelas, siswa akan semakin sehat.
sumber : http://www.industri22aguspurwanto.blogspot.com/

Faktor Kualitas Limbah




Inilah faktor yang mempengaruhi kualitas limbah
  • Volume limbah
  •  Kandungan bahan pencemar
  • Frekuensi Pembuangan Limbah
 
Frekuensi Pembuangan Limbah
Limbah dari suatu pabrik ada kalanya tidak tetap volumenya. Untuk beberapa pabrik tertentu limbah airnya mengalir dalam jumlah yang sama setiap hari, tetapi ada lain yang mengalirkan limbah pada jam-jam (waktu) tertentu bahkan pada satu minggu atau satu bulan. Bercampurnya limbah air pada jumlah yang berbeda-beda mengakibatkan konsentrasi bahan pencemar pada badan penerima bervariasi. Kondisi ini menunjukkan bahwa standar kualitas lingkungan juga mengalami perubahan sesuai dengan limbah yang diterima.
Dari uraian di atas, kualitas limbah dapat diukur pada dua tempat yaitu, pada titik sebelum dan sesudah bercampur dengan badan penerima. Penetapan kualitas limbah ini perlu mendapat penegasan karena beberapa hal yang mendasari yaitu: bila limbah tidak dibuang ke tempat umum dibuatkan tempat tersendiri dan tidak bercampur dengan badan penerima. Biasanya hal seperti ini terjadi untuk limbah air.

Volume Air Limbah
Seluruh air dalam pabrik pada umumnya ditampung dalam saluran-saluran untuk kemudian disatukan dalam saluran yang lebih besar. Banyak saluran dan volume saluran disesuaikan dengan keadaan pabrik dan jumlah air yang akan dibuang. Volume air limbah akan menentukan konsentrasi bahan pencemar. Bahan pencemar dari suatu pabrik tergantung kepada banyaknya bahan-bahan yang terbuang. Dengan
asumsi bahwa semua terkendali dengan baik. Pengendalian hanya terbatas pada bahan pencemar yang tidak dapat dihindari, maka konsentrasi bahan pencemaran telah dapat diperkirakan jumlahnya. Penambahan volume air hanya menyebabkan konsentrasi turun. Dengan perkataan lain bahwa akibat pengenceran otomatis menyebabkan konsentrasi turun.

Kepadatan Penduduk
Kepadatan penduduk dalam suatu lokasi tertentu turut mempengaruhi tingkat pencemaran lingkungan. Hal ini dikaitkan dengan tingkat kesadaran penduduk dalam memelihara lingkungan yang sehat dan bersih. Buangan air rumah tangga, padatan berupa sampah yang
dibuang ke sungai, air cucian kamar mandi maupun buangan tinja akan mempengaruhi tingkatkandungan BOD, COD dan bakteri coli dalam air sungai. Semakin padat penduduk suatu lingkungan semakin banyak limbah yang harus dikendalikan.

Volume
Air Kualitas limbah ditentukan dari banyaknya parameter dalam limbah dan konsentrasi setiap parameter. Semakin banyak volume air yang bercampur dengan limbah semakin kecil konsentrasi pencemar. Badan penerima yang menerima limbah sering tidak mendapat pengaruh.

Selasa, 11 Juni 2013

VITAMIN E

Mengenal Vitamin E 

 

Vitamin E adalah nama umum untuk dua kelas molekul (tocopherol dan tocotrinol). Pada tahun 1922, ditemukan suatu zat larut lemak yang dapat mencegah keguguran dan sterilitas pada tikus. Semula zat ini dinamakan faktor antisterilitas dan kemudian dinamakan Vitamin E. vitamin E kemudian pada tahun 1936 dapat diisolasi dari minyak kecambah gandum dan dinamakan Tokoferol, berasal bahasa Yunani dari kata Tokos yang berarti kelainan dan Pherein berarti yang menyebabkan. Sekarang dikenal bentuk tokoferol dan istilah Vitamin E biasa digunakan untuk menyatakan setiap campuran tokoferol yang aktif secara biologik. Hewan tidak dapat mensintesis Vitamin E dalam tubuhnya, sehingga harus memperolehnya dari makanan nabati. Kekurangan vitamin E pada hewan dapat menimbulkan berbagai sindroma, tapi angka kecukupan untuk manusia belum dapat dikatakan sudah pasti
.

Fungsi Vitamin E

Ada beberapa fungsi utama pada Vitamin E yaitu sebagai antioksidan yang larut dalam lemak dan mudah memberikan hydrogen dari gugus hidroksil, pada struktur cincin ke radikal bebas.
Apa itu radikal bebas ?
Radikal bebas adalah molekul-molekul reaktif dan dapat merusak, yang mempunyai elektron yang tidak berpasangan. Bila menerima hydrogen, radikal bebas menjadi tidak reaktif. Pembentuka radikal bebas terjadi dalam tubuh pada proses metabolism aerobik normal pada waktu oksigen secara bertahap direduksi menjadi air. Radikal bebas yang dapat merusak itu juga diperoleh tubuh dari benda-benda polusi, ozon, dan asap rokok.

Vitamin E berada di dalam lapisan fosfolipida membrane sel dan memegang peranan biologik utama dalam melindungi asam lemak tidak jenuh ganda dan komponen membran sel lain dari oksidasi radikal bebas.
Vitamin E mempunyai fungsi penting lain yang tidak berkaitan dengan fungsi sebagai antioksidan, yaitu :

  • Fungsi struktural dalam memelihara integritas membran sel.
  • Sintesis DNA.
  • Merangsang reaksi kekebalan.
  • Mencegah penyakit jantung koroner.
  • Mencegah keguguran dan sterilisasi.
  • Mencegah gangguan menstruasi.

Sifat Kimia Vitamin E

Vitamin E murni tidak berbau dan tidak berwarna, sedangkan Vitamin E sintetik yang dijual secara komersial biasanya berwarna kuning muda hingga kecoklatan. Vitamin E larut dalam lemak dan dalam sebagian besar pelarut organik, tetapi tidak larut dalam air.
Ada 4 jenis Tokoferol yang penting dalam makanan alfa-,beta-,gamma-,delta-toko-ferol dan tokotrienol. Karakteristik kimnia utamanya adalah bertindak sebagai antioksidan. Tokoferol terdiri atas struktur cincin 6-kromanol dengan rantai samping jenuh panjang 16 karbon fitol. Perbedaan antar jenis Tokoferol terletak pada jumlah dan posisi gugus metil pada struktur cincin.
Tokotrienol mempunyai tiga ikatan rangkap pada rantai samping. Perbedaan struktur ini mempengaruhi tingkat aktivitas Vitamin E secara biologik. Tokotrienol tidak banyak terdapat di alam dan kurang aktif secara biologik. Alfa-tokoferol adalah bentuk Vitamin E paling aktif, yang digunakan pula sebagai standar pengukuran Vitamin E dalam makanan. Jumlah Vitamin E dalam bentuk lain dinyatakan dalam bentuk tokoferol ekivalen (TE). Bentuk sintetik Vitamin E mempunyai aktivitas biologik 50% daripada alfa-tokoferol yang terdapat di alam.


Kekurangan vitamin E

Kekurangan vitamin E akan menyeabkan sel darah merah terbelah. Proses ini disebut hemolisis eritrodit dan dapat dihindari dengan vitamin E.
Akibat lain kekurangan vitamin E adalah
  • perubahan degeneratif pada sistem saraf dan otot
  • kelemahan dan kesulitan berjalan
  • nyeri pada otot betis
  • gangguan penglihatan
  • anemia
  • retensi cairan (odem)
  • kelainan kulit

Sumber
http://rumushitung.com/2013/01/08/rumus-kimia-vitamin/
http://bisakimia.com/2013/03/25/bagaimana-vitamin-e-cegah-kanker/
http://id.wikipedia.org/wiki/Vitamin_E
http://rezagizi.blogspot.com/2012/01/vitamin-e.html
http://cara-mengobati.com/penjelasan-dan-fungsi-vitamin-e

Sabtu, 04 Mei 2013

struktur molekul

Sifat fisik substansi molekuler 
         Sifat fisik suatu zat ditentukan oleh gaya antarmolekul – gaya tarik antara suatu molekul dengan tetangganya – dayatarik van der Waals atau ikatan hidrogen,berikut sifat fisik tersebut :

       Titik leleh dan titik didih
       Kelautan dalam air
       Kelarutan dalam pelarut organik
       Daya hantar listrik
     
      Ikatan ionik dibentuk oleh tarikan elekrostatik antara kation dan anion. Karena medan listrik suatu ion bersimetri bola, ikatan ion tidak memiliki karakter arah. Sebaliknya, ikatan kovalen dibentuk dengan tumpang tindih orbital atom
 


Ikatan pada polimer
     Polimer seperti poly(etena) – biasa disebut politena – berada pada bentuk molekul yang sangat panjang. Molekul Poli(etena) terbentuk melalui penggabungan molekul etena pada untai atom karbon yang berikatan secara kovalen dengan menarik hidrogen. Untai tersebut dapat becabang sepanjang rantai utama, juga mengandung untai karbon yang menarik hidrogen. Molekul tertarik satu sama lain pada padatan melalui gaya dispersi van der Waals.

Polietena dengan kerapatan tinggi
Polietena dengan kerapatan tinggi memiliki rantai yang tidak bercabang. Sedikit cabang mengakibatkan molekul untuk saling mendekat satu sama lain pada bentuk yang teratur seperti yang sering dijumpai ada bentuk kristalin.
Polietena dengan kerapatan rendah
Polietena dengan kerapatan rendah memiliki cabang pendek di sepanjang untai.Sebagai hasilnya gaya dispersi berkurang dan kekuatan plastik lebih lemah dan titik leleh lebih rendah. Kerapatannya lebih rendah, dan tentunya menyebabkan ruang yang kosong pada susunan strukturnya.

GAS IDEAL DAN GAS NYATA

Apa yang dimaksud dengan gas ideal dan gas nyata ?

Yang disebut gas ideal adalah gas yang mengikuti hukum gas ideal (hukum boyle dan hukum charles).gas nyata yang seringkali kita temui tidak jauh berbedadengan hukum ideal yakni,semakin rendah tekanan gas pada temperatur tetap semakin kecil deviasinya dari perilaku ideal.alasannya adalah definisi temperatur absolut didasarkan asumsi bahwa volume gas real sangat kecil,dan ketika jarak antar molekul semakin kecil beberapa jenis  interaksi antar molekul akan muncul

Gas ideal dan gas nyata. Mungkin sering terdengar antara gas ideal dan gas nyata. Gas ideal adalah gas yang mematuhi persamaan gas umum dari PV = nRT dan hukum gas lainnya di semua suhu dan tekanan. Gas nyata tidak mematuhi persamaan gas umum dan hukum gas lainnya di semua kondisi suhu dan tekanan.

Temperatur kritis adalah bila gas yang tidak dapat dicairkan berapa besar tekanan diberikan bila gas berada diatas temperatur tertentu,dan tekanan kritis yaitu tekanan yang diperlukan untuk mencairkan gas pada temperatur kritis,sedangkan wujud materi pada temperatur dan tekanan kritis disebut keadaan kritis.

Di antara nilai-nilai koreksi tekanan dalam tetapan van der Waals, H2O, amonia dan karbon dioksida memiliki nilai yang sangat besar, sementara oksigen dan nitrogen dan gas lain memiliki nilai pertengahan. Nilai untuk helium sangat rendah. Dalam laboratorium, es, atau campuran es dan garam, campuran es kring (padatan CO2) dan aseton biasa digunakan sebagai pendingin. Bila temperatur yang lebih rendah diinginkan, nitrogen cair lebih cocok karena lebih stabil dan relatif murah


 

Kamis, 02 Mei 2013

SEL GALVANI


Ada Apa Dibalik Sel Galvani 

Sel Galvani bisa disebut juga dengan sel volta yaitu sel elektrokimia yang dapat menyebabkan terjadinya energi listrik dari suatu reaksi redoks yang langsung atau spontan. Reaksi redoks spontan yang dapat mengakibatkan terjadinya energi listrik ini ditemukan oleh Luigi Galvani dan Alessandro Guiseppe Volta.
Contoh sel galvani adalah sel Daniell. Jika kedua elektrodanya dihubungkan dengan sirkuit luar, dihasilkan arus litrik yang dapat dibuktikan dengan meyimpangnya jarum galvanometer  yang dipasang pada rangkaian luar dari sel tersebut. Bisa dilihat dari gambar dibawah ini,


Dibawah ini adalah beberapa contoh dari rangkaian sel galvani.
  1. voltmeter, untuk menentukan besarnya potensial sel.
  2. jembatan garam (salt bridge), untuk menjaga kenetralan muatan listrik pada larutan.
  3. anode, elektrode negatif, tempat terjadinya reaksi oksidasi. pada gambar, yang bertindak sebagai anode adalah elektrode Zn/seng (zink electrode).
  4. katode, elektrode positif, tempat terjadinya reaksi reduksi. pada gambar, yang bertindak sebagai katode adalah elektrode Cu/tembaga (copper electrode).
Proses Pada Sel Galvani
Pada anode, logam Zn melepaskan elektron dan menjadi Zn2+ yang larut.
Zn(s) → Zn2+(aq) + 2e-
Pada katode, ion Cu2+ menangkap elektron dan mengendap menjadi logam Cu.
Cu2+(aq) + 2e- → Cu(s)
hal ini dapat diketahui dari berkurangnya massa logam Zn setelah reksi, sedangkan massa logam Cu bertambah. Reaksi total yang terjadi pada sel galvani adalah:
Zn(s) + Cu2+(aq) → Zn2+(aq) + Cu(s)

Untuk lebih jelas bisa dibuka video mengenai sel galvani ini, dengan cara klik link dibawah ini